IBX59802E20531DF Seberapa Besar Sih Kekuatan Kita Dalam Mengahadapi Tantangan? - Catatan Abdul web id

Seberapa Besar Sih Kekuatan Kita Dalam Mengahadapi Tantangan?

Catatanabdul kali ini membicarakan tentang kekuatan, seberapa besar batas kekuatan seseorang dalam menghapi tantangan? Awalmula kenapa saya ingin menuliskan hal ini ada dua hal yang meletarbelaknginya, yaitu teman yang sedang curhat dan artikel yang dibaca setelah teman saya curhat.

Jadi teman saya curhat masalah percintaan, masalah ingin menikah yang intinya adalah banyak sekali ketakutan untuk mencoba menjalaninya.
Sebagai beberapa contoh ucapan ketakutannya adalah seperti ini


"Mang gimana nih kalo kita ngutarakan cinta terus di tolak?"
"Mang gimana nih kalo diterima ternyata kita hanya dimanfaatkan oleh dia?"
"Mang gimana nih kalo ternyata si-dia adalah orang kaya dan kita bukan orang kaya jadi g PD gimana kalo orangtuanya....bla...bla..bla... Jadi kita harus punya uang dulu dong"

Dan sekelumit curhat rasa ketakutan lainnya yang semuanya belum terjadi. Ada beberapa jawaban yang menarik yang di utarakan teman saya yang lainnya sebut saja dia adalah Robet ( bukan nama sesungguhnya ) atas pertanyaan berikut ini ""Mang gimana nih kalo diterima ternyata kita hanya dimanfaatkan oleh dia?"
Robet menjawab :"Jangan berfikiran negatif dulu mas bro." Hehehehe bener juga sih intinya semuanya adalah jangan berfikir negatife duluan.
Kalo memang benar - benar hanya ngemanfaatin yaudah udahan aja. hahaha..
Perihal ditolak yang namanya peluang di tolak atau tidak sama - sama peluangnya 50 %.
Teman lain dari belakang bersuara, " saya aja di tolak sudah sering mas bro...ha..ha..ha..hah.... ga usah takut. Tinggal usaha kita aja biar hatinya luluh :D"
"Untuk orang tua. Mereka itu pasti mendukung yang terbaik buat anaknya, kalo memang anaknya sudah klop mau digimanakan lagi. Pasti akan mendukung juga."


Mungkin teman saya ini sudah memiliki keinginan besar untuk memiliki pasangan hidup, karena memang dari segi kemampuan untuk memiliki pasangan menurut saya sudah mampu. Perhatikan saja propilnya berikut ini
1. Pekerjaan yang berpenghasilan sudah ada
2. Solatnya rajin sebagai bekal ruhaniah
3. Ngajinya rajin
Istilahnya soleh
4. Tabungan sudah ada
5. Keinginan untuk menikah sudah ada
6. Calon tinggal nanya aja

Jadi penilaian saya sudah mampu untuk memiliki pasangan hanya saja masih terkendala rasa takut tadi.

Setelah curhatan tadi dan beberapa jawaban berdasakan pengalaman masing - masing teman yang sudah menikah kemudian saya menemukan sebuah artikel dalam bentuk pdf.
Judulnya memang bukan tentang curhatan yang ingin menikah melainkan tentang suami yang tidak mau sholat. hehehe tidak nyambung ya.
Emang benar sih tidak nyambung judulnya, namun sangat nyembung sekali dengan kisah curhatan mengatasi rasa takut dan mengukur seberapa kuat kah kita dalam mengahadapi tantangan.

Ternyata dalam artikel itu ditemukan sebuah kalimat ajaib yang bisa menjawab semua ketakutan teman saya itu. Seperti ini kalimat pembukanya  "Setiap orang memiliki ujiannya masing - masing. Ada yang diuji dengan utang, penyakit, orangtua, anak, dan ada pula yang diuji oleh pasangan (suami atau istri). Apapun ujiannya, yang jelas, semuanya sudah terukur. Lâ yukallifullâha nafsan illa wus’aha. Allah Ta’ala tidak mungkin menguji seorang hamba di luar batas kemampuannya. Maka yakinlah, ujian yang Allah hadirkan, kita pasti bisa mengatasinya dan pasti ada kebaikan di sebaliknya.

Pada tulisan atau kalimat yang saya tebalkan itulah ternyata jawabannya. Jadi memang rasa takut itu perlu untuk kewaspadaan kita, namun apa yang akan kita alami adalah sesuatu yang pasti sudah sesuai dengan kemampuan kita. Alloh tidak akan melebihkan dari kemampuan kita dalam mengahapinya.

Jadi berkaitan dengan curat teman saya dan seberapa besar kekuatan kita dalam mengahapi tantangan adalah sebesar tantangan itu sendiri.
Tidak usah terlalu merasa takut tapi jalani saja dengan segenap keyakinan Alloh akan memberikan yang terbaik untuk kita semuanya. Ingsa Alloh


Subscribe to receive free email updates:

6 Responses to "Seberapa Besar Sih Kekuatan Kita Dalam Mengahadapi Tantangan?"

  1. Wah mas @zodized koq bs ya pengalaman qt sama...sy jg pernh dicurhatin cerita begitu...bedanya teman sy ne gak bs move on, tiap x liat mantannya sama cowk lain bawaanya uring-uringan, setlah sy cari tau si temen ini sebenarnya gak pernah PDKT sama cewek bs dkt sama cwk yg mutusin dia tu krna gak sengaja...teman awalnya trus nyaman...jadian. artinya sengaja dekati cwk tu gak pernah...gak pede...takut ditolak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu dia kesalahn yang fatal malu ngomong. kalo memang di putuskan tidak ngomong konsekuansiny iklasin aja nikah sama yang lain.

      Hapus
  2. Alhamdulilah.... Terima kasih mas, jadi sedikit lbh tenang. Kebetulan saya lagi ada masalah nih.. Ceritanya saat ini ada yg tengah mencurigai saya sbg maling.. Sedih mas rasanya.. Padahal demi Allah, saya tidak tahu sama sekali.. Terimakasih artikel nya mas...

    BalasHapus
  3. emang perlu keberanian full untuk memasuki zona pernikahan bagi yang berkarakter "peragu", tapi bagi yang berkarakter "ekstrim" alias nekad walau modal (pisik,harta dll) pas-pasan banyak jg yg berhasil. Sandungan dlm berumah tangga dianggap Kerikil-kerikil yg mesti utk dilewati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. perlu kesiapa mental. semua akan dihadapi sesuai proporsunya

      Hapus