2 Hal Yang Membuat Kita Rugi Dalam Trading Saham # Kisah Pribadi Setelah Untung Eh Rugi Juga Boss

Trading saham ternyata tidak mudah pake banget kawan. Banyak sekali faktor yang terlibat untuk menentukan kapan membelinya dan kapan harus menjualnya.

Serba salah memang trading saham itu, saham kita pegang terus setelah kita beli atau saham buru - buru kita lepas tidak serta merta salah atau benar. Perlu analisa untuk menentukannya supaya tidak semakin rugi atau supaya untungnya maximal.

Saya hanya ingin bercerita saja bukan ingin menggurui apalagi membuat tutorial. Hadeh tidak lah...

3 bulan trading saham alhamdulilah untung lumayan, namun masuk bulan ke 4 jangankan untuk :(. Untung yang sudah didapat selama 3 bulanpun losss terpotong oleh kerugian saat ini. Baru berjalan setengah bulan dibulan ke 4 ini minusnya sudah besar banget. Bagaimana ini.

Nah disini saya bukan ingin bercerita mencarikan solusinya, namun saya ingin bercerita kenapa jadi rugi. Paling tidak itu yang ingin saya tuliskan. Sebagai pelajaran untuk saya baca kembali dikemudian hari.

1. Tidak Mengikuti Hasil Analisa


Jadi begini ceritanya. Biasanya selama 1 minggu atau beberapa hari saya melakukan analisa tehnikal dan pundamental sederhana ala - ala saya pada tulisan sebelum nya disini belajar beli saham pemula banget. Terkait prospek perusahaan dan laba rugi yang sudah terlaporkan ditambah dengan grafik harga harian, mingguan, bulanan. Kapan naik kapan turun harga saham tersebut.

Sampailah pada 1 kesimpulan tentang 1 saham yang sangat potensial untuk dibeli.

Eh disaat keputusan akan diambil tergoda oleh saham lain yang dianggap lebih menggiurkan padahal analisanya baru tehnikal saja dan belum lengkap tapi menggiurkan banget.

Akhirnya kerugian yang didapatkan. Innalillahi wainna ilaihirojiun

Memang harus PD dengan hasil analisa yang sudah dibuat dan tidak boleh goyah.

Mengapa demikian, karena yang sudah dianalisa dengan lebih teliti naiknya sampai menembus langit dan yang dibeli merahnya sampai ke hati. Sedih banget jika seperti ini.

belajar saham bagi pemula
Jadi selanjutnya gunakan saja hasil analisa yang lebih terperinci daripada data sesaat yang baru didapatkan dalam hitungan tidak jelas.

2. Menggunakan Dana Pinjaman


Hal kedua yang membuat semakin rugi walaupun dalam sisi kebalikannya akan membuat semakin untung karena saya juga pernah diuntungkan juga dengan kelakukan seperti ini adalah menggunakan dana pinjaman dari broker dari aplikasi trading biasasnya ada tulisan max buy.

Pada sisi untung jika analisa sudah kuat dalam hitungan 1 atau 2 hari pasar mungkin bagus, namun kita tidak tahu kondisi pasar kapan naik dan kapan turun. Sementara dana pinjaman terkadang ada batas waktu harus jual pada hari kesekian. Sehingga bisa jadi hari jual tersebut masih dalam kondisi turun. Dan hasilnya kerugian yang didapatkan dan pasti lebih besar.

Itulah yang terjadi pada saya. hik..hik....

Lain halnya ketika kita menggunakan dana pribadi bisa kita tunggu sampai benar - benar sesuai dengan targetan awal dan selama analisa kita masih menunjukan tanda - tanda akan adanya keuntungan. Akan jauh lebih santai.

Contoh saham dibawah ini yang mengayun. Jika dana pribadi akan lebih santai menunggu balik. Berbeda dengan dana pinjaman yang terbatas waktu, akan ketar ketir ketika harga saham berada dititik bawah


Nah itulah 2 hal yang membuat saya kali ini rugi besar. 

Tidak pasti juga sih, namun setelah dipikir kayanya itulah penyebabnya dan juga kurang berdoa dan kurang berbuat baik kalinya, kurang banyak neraktir.

Intinya saya sedang mengobati diri supaya tetap sabar saja dengan prosesnya. Belajar terus supaya hal jelek tidak terulang. 

Jangan tegoda oleh rayuan gatel grafik harga yang tiba - tiba menggiurkan tetap fokus pada rencana pembelian dan penjualan yang sudah ditetapkan. Tidak apa - apa untung tipis tapi terus menerus.

Tetap semangat.

Biarlah hari ini mengalami kerugian untuk keuntungan yang besar dikemudian hari. Aamiin


by Mangaduls

Posting Komentar untuk "2 Hal Yang Membuat Kita Rugi Dalam Trading Saham # Kisah Pribadi Setelah Untung Eh Rugi Juga Boss"