IBX59802E20531DF Memahami Arti Ihsan Ustd Miftah Farid - Catatan Abdul Semua Bisa Dicatat

Memahami Arti Ihsan Ustd Miftah Farid

Catatanabdul kali ini adalah tentang ihsan yang disampaikan oleh Ust Miftah Farid.
Saya menuliskan sebagaimana yang saya tangkap. Bisa jadi ada yang kurang, bisa jadi bahasanya tidak sama. Untuk itu dibagian akhir silahkan saja bisa di download file vidionya.

Langsung saja berikut yang bisa saya tulisakan tentang ihsan. Selamat menyimak.

Simak juga Ceramah AA Gym Segala Sesuatu diurus Alloh


Ihsan artinya adalah apabila kita beribadah itu :

1. Kita beribadah itu merasa melihat Alloh

Kau sembah Alloh seolah - olah kau melihat Alloh. Maka dengan demikian akan terasa nikmatnya beribadah kepada Alloh.
Bahkan bisa jadi pengobatan spiritual karena kegelisaahan, kegundahan, kekecewaan akan hilang karena sudah pasrah kepada Alloh.
Tingkatan ini adalah tingkatan paling tinggi dalam beribadah. Seolah - olah kita melihat Alloh. Kenikmatan dalam beribadah akan sangat terasa.

Pada dasarnya Ibadah seseorang biasanya karena beberapa faktor berikut :

a. Karena difaksa

Karena dipaksa contohnya adalah karena disuruh mamah, disuruh papah, disuruh istri, disuruh suami dan lain - lain.
Jika tidak ada yang menyuruh, maka ibadahpun terabaikan.

Ini adalah tingkatan ibadah yang paling rendah.

b. Karena terpaksa

Karena terpaksa ini maksudnya adalah lingkungan kita yang kondusif sehingga mendorong kita mengharuskan kita untuk rajin - rjain beribadah.

Sebagai contoh dilungkungan kita semuanya sholat jum'at. Akan terasa aneh ketika seorang pemuda tidak ikutan sholat jum'at.

Maka tingkatan ini adalah karena pengaruh lingkungan.

c. Karena terasa nikmat

Nah ini adalah tingkatan yang tinggi, dimana setiap ibadah yang dilakukan  tersa nikmatnya. Sehingga melakukan ibadah itu bukan karena hal lain melainkan karena nikmat bisa lebih dekat dengan Alloh, nikmat merasa tidak bisa lepas dari Alloh karena hakikatnya memang tidak bisa lepas dari Alloh.
Semua ibadah dilakukan dengan nikmat karena Alloh.

2. Kamu tidak merasa melihat Alloh tapi kamu yakin bahwa Alloh malihat kamu.

Nah jika tidak bisa melihat Alloh karena Alloh memang tidak bisa terlihat, maka merasal dilihat Alloh akan menimbulkan rasa malu pada Alloh.
Tidak mungkin kita melakukan sesuatu yang dibenci Alloh jika kita merasa dilihat Alloh.
Mau merubah nota akan malu oleh Alloh, mau merubah data akan malu karena yakin dilihat Alloh, mau merubah takaran akan malu karena Alloh menyaksikan.
Akan malu untuk melakukan maksiat kepada Alloh.

Dalam alqur'an disebutkan katagory - katagory memaknai perintah Alloh, yaitu

a. Katagory Adil

Adil maksudnya adalah apa yang Alloh perintahkan untuk dikerjakan, maka mereka lakukan.
Ini pas sesuai, tidak lebih tidak kurang

b. Dzolim
Dzolim artinya adalah apa yang Alloh perintahkan untuk dikerjakan, maka mereka  melakukannya sebagian - sebagian saja.

c. Ihsan
Ihsan artinya adalah apa yang Alloh perintahkan untuk dikerjakan, mereka kerjakan dan tidak itu saja bahkan yang dianjurkan untuk dikerjakanpun dikerjakannya. Artinya yang wajib dikerjakan dan yang sunahpun dikerjakan.


Contoh dari memaknai katagory ibadah ini adalah.
Misalkan sholat lima waktu sehari semalam jika kita laksanakan semuanya maka itu adalah adil, jika kita tidak melakukan salah satunya maka dzolim dan jika lima waktu sudah dilakukan ditambah dengan sunah - sunahnya, maka itulah ihsan itulah yang terbaik.

Demikian yang bisa saya catatat dalam catatanabdulweid, semoga bermanfaat khusunya bagi saya dan umumnya bagi semuanya. Aamiin.

Ingin mendownload vidionya silahkan disini Download Ceramah

Silahkan bisa disimak juga yang lainnya Kumpulan ceramah AA Gym Banyak

Subscribe to receive free email updates:

12 Responses to "Memahami Arti Ihsan Ustd Miftah Farid"

  1. pencerahan sekaligus penyejukkan dan sekalihus ngasah hati nih sajiannya....insaf ya mang?
    Alhamdulillah

    BalasHapus
    Balasan
    1. mau apa lagi mang tinggal insafnya aja lagi. hehehehe

      Hapus
  2. perbuatan baik yang melebihi dari yang diperintahkan yang mang.
    smoga bisa menjalankan

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin. semoga kita semuanya menjalankan dengan lebih baik

      Hapus
  3. Untuk urusan Ibadah terkadang memang harus dipaksa dahulu agar bisa merasakan kenikmatan disaat kita sudah terbiasa mang. karena setahu saya pada dasarnya hidayah itu bukan hanya datang dari Allah namun hrus ada kemauan dalam diri untuk merubah kbiasaan buruk. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo Alloh sudah mendatangkan hidayah ga akan ada yang bisa menahan mas. kalo masih menahan juga ga ada yang bisa mempercepat. kitamah cukup berusaha saja.

      Hapus
  4. Semoga kita semua termasuk muslim yang iksan sehingga selalu bertakwa meski tidak melihat Nya

    BalasHapus
  5. cara kedua mungkin lebih enak ya, yakin bahwa allah melihat kita ya, pasti malu dong, kita sebagai ciptaannya ibarat anakbuah bertemu dunungan kayaknya mah mang :)

    jadi kalau kita sholat bisa menerapkan cara itu dong ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah ia itu mas tidak perlu lagi cc tv kalo gitu mas.
      silahkan mas diterapkan karena ini mah cara yang terbaik

      Hapus
  6. Benar sekali Kita beribadah karena ALLAH melihat kita. Walau mata manusia tidak mampu melihat Alloh, percayalah DIA pasti melihat kita semua

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia itulah yang bisa dilakukan mas

      Hapus