Training Dan Sertifikasi AISI Yang Luar Biasa

Training kali ini bisa dibilang tidak biasa bagi saya dan sesama rekan kerja lainnya untuk dilaksanakan, karena saya dan rekan kerja lainnya harus ahli dalam bidang merin surveyor sementara itu bukan keahlian utama kami. Kami terbiasa dengan Laboratorium..
Tapi walaubagaimanapun karena ini adalah suatu syarat maka mau tidak mau, suka atau tidak suka harus dijalankan dan harus lulus. (Ini kisah lain kenapa harus lulus. hehhehehe.....Silahkan klik langganan di bawah kalo tidak mau ketinggaan kisah)

Karena hal ini bukanlah yang biasa kami lakukan, persiapanpun yang dilakukan sangat banyak sekali. Mulai dari mencoba kelaut dan kepelabuhan untuk menyaksikan dan melakukan pekerjaan merine surveyor tersebut. Sebagian melakukan dengan berbagai simulasi. Dan yang paling banyak mengasah otak dari semua yang dilakukan adalah pada berbagai cara menghitung hasilnya dengan istilah istilah yang tidak biasa.


Berlatih menghitung angka - angka draft untuk di olah menjadi berat muatan suatu alat angkut rasanya tidaklah mudah bagi saya.

Sehari pelatihan menghitung dari pagi hingga sore seperti sebentar. Tidak terasa, bahkan tidak ada rasa kantuk yang menemani. Sampai - sampai pada akhir acara saya berkata kepada Tutornya : "Baru kali ini pembekalan pelatihan yang tidak merasa ngantuk meski poll dari pagi sampai sore."

Meski sudah seharian pooolll sampai selesai menghitungpun rasanya masih banyak yang mengganjal. Angka ini dan itu dari mana dan harus begaimana serta mengapa seperti ini dan itu menjadi segudang tanya dikepala yang belum bisa terjawab full.


Keesokan harinya mau tidak mau meski masih penuh tanda tanya, proses certifikasi harus di jalani.
Perjalana kami mulai dengan berangkat menuju Jakarta. Disana kami akan mendapat pembekalan dari AISI dan akan dilanjut dengan Tes Ujian.

Hari pertama pembekalan certifikasi dari AISI berjalan sesuai rencana, diawali dengan pembukaan dari ketua pelaksana dan dari tim panitia.
Pada pembukaan sedikit disinggung bahwa pada pelatihan - pelatihan dan certifikasi sebelum - sebelumnya tidaklah semuanya lulus. Meski ada yang di tinggal dan jika ada kesempatan dan ijin dari pihat terkait bisa mengulang.

Acarapun berlanjut kemasalah pembekalan umum. Apa itu dan bagaimana seorang surveyor seharusnya. Hingga sampailah ke hal yang lebih spesifik yaitu masalah merine surveyor. Dan bahkan lebih khusus lagi masalah draft merine surveyor muatan batubara.

Hingga akhir hari sampailah kami semua pada suatu materi yang semuanya menghitung dilengkapi dengan istilah - istilah spesifik merine surveyor. Ingatan di uji, pemahaman di tes.
Apa yang terjadi?.....

Alhamdulillah apa - apa yang mengganjal pada pembekalan awal dilingkungan internal terjawab sudah.
Hingga akhirnya menghitungpun bisa. Hanya satu saja masalahnya yaitu "ketelitian".
Paling tidak itu yang saya rasakan waktu itu.

Sedikit angka yang digunakan hanya satu digit ditambah dengan desimal 2 sampai 3 saja.
Namun dari angka tersebut berkembang menjadi ribuan bahkan puluhan ribu dan mungkin bisa berkembang sampai tak terbatas. Tentu saja menggunakan alat bantu berupa tabel khusus dan lain - lain.

Latihan hitung menghitungpun dimulai. Pemahan dari konsep menghitungpun tidak boleh tertinggal. Salah saja memahami konsep perhitungannya mending tidak usah dilanjutkan perhitungannya.

Tentu saja dengan resiko yang menurut saya tinggi tersebut ketelitian dalam menghitung sangat menentukan keberhasilan.

Paham konsep menghitung dan mengerti cara menghitungnya tapi tidak teliti melihat angka dan tabel serta mijit angka dikalkulator sama saja dengan makan sementara piring dan nasinya belum datang. hahahaha.....

Latihanpun semakin digencarkan tidak tangung - tanggung ke esokan harinya sudah diberitahu akan melakukan latihan menghitung paling tidak 3  latihan atau jika bisa 4 latihan. heheheh bisa mencret....

Untuk sementara waktu pelatihanpun berakhir bersamaan dengan adzan magrib padahal mulainya dari pagi hari jam 8.

Waktupun berlalu dengan makan malam dan pikiran yang tidak tentu....

Singkat kata kamipun tidur ditempat tidur masing - masing.

Esok paginya kamipun terbangun, namun pada tubuh saya ada yang aneh......
Nampaknya ada yang salah makan waktu makan malam sehingga saya gatal. (Gatal seperti waktu itu sampai - sampai sitri saya yang nyetir Kisahnya disini Kisah istri nyetir).

Entah kenapa saya jadi alergi ikan laut khususnya ikan tongkol.
Untung saja saya masih memiliki obatnya. Kepaksa saya minum meski kata dokternya obat ini menyebabkan ngantuk.

Pilihannya hanya dua kemungkinan gatal saat pelatihan nanti atau ngantuk saat pelatihan nanti.
Dan saya memilih minum obat saja deh. Rasa - rasanya tidak akan ngantuk dengan cara berlatih seperti itu. :D Mudah - mudahan.......

Tak banyak waktu terbuang kamipun mandi dan sarapan hingga akhirnya tak terasa waktu traing hari kedua hampir dimulai.

Siap - siap kami masuk rungan dan sudah disuguhkan dengan beberapa soal lengkap dengan lembar khusus untuk jawaban. Tak banyak cing cong kamipun mulai menghitungnya. Tentu saja kami masih dibimbing, tapi habis selesai latihan tersebut tidak ada lagi di bimbing tahap demi tahap.

Minghitungpun selesai. Tentu saja ada yang cepat ada yang lambat tapi nampaknya semua mulai terbiasa, meski harus di hadapi secara langsung oleh trainernya didepan kertas.

Setelah beres soal pertama, soal keduapun datang dengan tantangan tabel yang berbeda jenis. Tabel masih mentah meski tidak mentah - mentah banget. Saya yakin jika tabel masih mentah banget harus di hitung dulu untuk mendapatkan persamaanya saya dan yang lainnya akan muntah bersama - sama. hehehehe....
Anggap saja tabelnya setengah matang.

Kamipun menghitung dengan beberapa penjelasan supaya kami bisa dan akhirnya kami semuanya bisa. Sekali lagi dengan berbagai bimbingan sampai pembimbingnya nempel didepan kertas dan kalkulator. :D

Soal keduapun beres dan lanjut pada soal selanjutnya. Kali ini variasi yang lainnya kami kerjakan. Bisa atau tidak pokoknya besok waktu ujian harus lulus semua.
Hari ini sedikit - sedkit masih diberitahu. Besok jangan harap ada yang memberi tahu.
Jika saat ini waktunya cukup lama besok hanya 2 jam dengan 3 macam soal. Sesuatu banget.....

Hari kedua kamipun akhiri saat adzan magrib berkumandang. Kami istirahat dan mandi dan solat dan makan. Beberapa saat kemudian setelah adzan isya tampak di grum WhatApp ada yang berbagi gambar sedang belajar, sedang ngopi begitupun saya juga sama sedang menghitung. Ini adalah kesempatan terakhir untuk belajar.

Pagipun datang hitungan sebwlum mulai ujian hitungan latihan tadi malam sayapun disamakan dengan punya teman. Dan...... hasilnya tidak sama. hahahaha...
Ada saja yang kurang teliti.
Tapi sudahlah Lahaula walakuwwata illabillah......
Bismillah saja.

Jam 8 pun sebentar lagi. Waktu saya masuk ruangan ternyata dilayar sudah terpampang jam yang menunjukan 07:55 yang berarti waktu ujian tinggal 5 menit lagi. Semua sudah kumpul dan soalpun dibagikan.
Luar biasa ada 3 macam soal yang harus dibereskan.

Dan........

Ujianpun di mulai...............

2 Jam ternyata bukan waktu yang lama. Sebentar banget bahkan sebentar bangeeetttttttt.

Dua jam sudah berakhir, semua harus sudah dikumpulkan. mau tidak mau dikumpulkan saja. Yakinnnnn....
Ingsa Alloh.....

Namun sayang yang membuat tegang adalah hasilnya tida bisa langsung di dapat....

kami harus menunggu......

Hik..hik.....

Itulah yang mebuat kami tegang.....

Luluskan kami semuanya?

Jika tidak lulus ini gaswat....!!!!!!!!!

Sudah Terpaksa menyimpan toga

Hukuman pun menanti didepan mata. hahahahah...

..........
Doakan saja kami semuanya mendapatkan yang terbaik dan lulus. aamiin

. .

Langganan Catatan Via Email Gratis:

6 Responses to "Training Dan Sertifikasi AISI Yang Luar Biasa"

  1. waduh ini ceritanya pada lulus enggak ya?
    itu pelatihan bisa enggak ngantuk gitu ada apanya? padahal minum obat gatel yang kata dokter bisa bikin ngantuk.
    pelatihannya hebat euyy..

    BalasHapus
    Balasan
    1. saking luar biasanyamas. banyak yang harus fokus. jadi ngantukpun kalah.
      Sebetulnya bagi yg udah biasa ga terlalu sulit mas

      Hapus
  2. bagaimana hasilnya mang jadi penasaran

    BalasHapus
    Balasan
    1. setelah menunggu pengumuman yang cukup menengangkan. akhirnya alhamdulillah lulus mas. Dan sekarang tinggal tanggungb jawab yang di embannya ini luar biasa lagi

      Hapus
  3. asyik ke Jakarta nih....sekalian jalan jalan dong...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga sempet kemana - mana kecuali di tempt pelatihan aja.
      Ada sekai diajak makan keluar eh malah nyasar.
      Jakarta memang membingungkan jalannya.
      Mungkin harus pindah ke daerah saya di asam asam kalimantan mas biar jakarta tidak terlalu padat

      Hapus