Jual Beli Saham Ternyata Tidak Mudah

Waaaaawwww
Niat saya ingin menjadi penguasa dalam jual beli saham. Ternyata tidak mudah. Terlalu banyak faktor yang terlibat dalam jual beli saham.
Yang saya kira tadinya hanya sedikit faktor ternyata banyak banget dan semua itu membuat pusing ditambah dengan kaharusan mengamati pergerakan saham membuat kegiatan jual beli saham menjadi tidak mudah.

Mungkin saya pernah mengatakan salah satu target saham yang saya beli akan untuk lebih dari 30 % dan itu sudah menjadi kenyataan. Namun tidak semudah itu perlu yang namanya jual dan beli dalam waktu yang tepat supaya apa yang ditargetkan tercapai.

Terkadang dalam jual beli saham kita masih tergiur dengan keuntungan yang besar sehingga diputuskan menungggu naik lebih tinggi ternyata malah turun anjlok. Untuk itu dalam jual beli saham sepertinya ternyat perlu target kenaikan. Jika sudah tercapai tercapai target kenaikan sebaiknya sudahlah. Itulah saatnya jual.
Namun cara tersebut tidak saya lakukan, karena dari awal saya ingin menabung saja dulu. Nambah - nambah terus saham. Selain itu karena salah satu cara untung besar adalah menambah modal. Silahkan cek disini Ini dia cara jika mau untung besar

Namun ada masalah ketika dana hanya cukup untuk saham kecil dan kemudian memutuskan untuk membelinya dan ternyata rugi. Hahahah
Dari situlah timbul permasahan. Satu saham untung dan satu saham rugi akhirnya rugi saja atu untung tipis.

Pelajaran berikutnya beli saham ( jika anda sebagai trader) memang tidak mudah. Perlu analisa dan perlu kesiapan dalam berbagai kondisi.
Anda perlu waktu untuk mengamatinya secara rutin dan mungkin perlu banyak dana.

Sekian dulu catatan curhat saya kali ini ternyat jual beli saham tidaklah mudah.


. .

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Jual Beli Saham Ternyata Tidak Mudah"

  1. Berarti mending investasi emas aja dong Mang harganya naik terus

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia mas. investasi emas, tanah, rumah yang seperti itu mungkin lebih stabil

      Hapus
  2. Kalo saya sih pernah nyoba diforex mas, kalo saham belum pernah

    BalasHapus
    Balasan
    1. forex kayanya lebih rumit ya. teman saya banyak yang gagal rugi

      Hapus