Cobaan Ustad Evie Effendie

Beberapa waktu kebelakang saya menyimak sebuah vidio di instagram ustad evie yang initinya adalah permintaan maaf sekaligus penjelasan atas salah satu ucapannya pada suatu ceramah yang pernah di sampaikannya. Berikut vidionya terdiri dari beberapa sled vidio mohon disimak semuanya.

Bismillah Allahumma shollii wasallim alaa nabiyyina Muhammad Tabayyun 🙏🙏🙏 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian prasangka adalah dosa. Jangan pula kalian memata-matai dan saling menggunjing. Apakah di antara kalian ada yang suka menyantap daging bangkai saudaranya sendiri? Sudah barang tentu kalian jijik padanya. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allaah Maha menerima taubat dan Maha Penyayang. [al-Hujurât/49:12].
A post shared by evie effendie (@evieeffendie) on


Dalam hati terlitas beberapa kalimat yaitu :

1. Luar biasa antara satu umat dengan satu umat sedang melaksanakan satu ayat, yaitu saling mengoreksi. Satu ada kesalah yang lain mengingatkan dan yang dingatkan segera merespon. Luar biasa.
Saat ini saya jadi teringat dengan satu surat pendek hanya 3 ayat yang mungkin sangat sering di dengar dan dibacakan, yaitu surat Al Asr.
1. Demi masa.
2. Sungguh, manusia berada dalam kerugian,
3. Kecuali orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.

2. Dari poin nomor satu itulah saya bergumam "inilah pelaksanaan ayat tersebut "Kecuali orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran"
Inilah umat islam yang salalu saling menjaga untuk tetap dalam kebaikan dan kebenaran meskipun itu kepada ustad.

Setelah saya menyimak vidio di instagram ustd Evie itupun saya tidak begitu menghiraukan. Sudah biarkan saja berlalu karena ini dalam masa yang luar biasa hebatnya saling mengingatkan untuk kebaikan. Karena sebelumnyapun Ustad Hanan mengalami hal serupa berupa diksi yang kurang pas.


Hari Ini Jumat

Hari ini jumat setelah beberapa minggu dari menontonnya vidionya tersebut saya tidak ada menyimak ceramahnya. Kemudian hari ini saya berniat menyimak ceramahnya untuk mendapatkan motivasi. Saya mencoba masuk ke Official Yotube Evie Effendie. Namun saya sungguh terkejut karena tidak ada satu vidiopun.


Saya jadi bertanya - tanya ada apa ini. Saya masuk instagramnya untuk mencari sesuatu barangkali ada penjelasan di sana. Namun saya tidak menemukan apa - apa, yang ada masih vidio yang sama yaitu permohonan maaf. Belum ada postingan apapun lagi.

Akhirnya saya coba refress berkali - kali halaman Official Yotube Evie Effendie barangkali masih loading jaringan. Tapi tetap tidak ada vidio yang muncul. Saya coba klik berbagai macam menu yang ada di Official Yotube Evie Effendie dan akhirnya menemukan kolom komunitas.

Betapa saya cukup terkejut membaca komentar - komentar yang bertebaran yang ada disana yang memiliki waktu mulai 1 minggu yang lalu sampai 1 hari yang lalu.
Mungkin masih akan bertambah. Ternyata komentarnya masih mempermasalahkan salah satu ucapan dalam ceramahnya plus tidak hanya itu tapi ditambah dengan mempermasalahkan penampilannya yang gaul.


Komentar Saya

Pertama
Saya sendiri juga tersinggung dengan salah satu ucapan ustad pada satu cemahnya. Namun ketika sudah memohon maaf dan mengakui kesalahan serta beritikad untuk perbaikan saya merasa sudah cukup.

Lenjutannya
Dari kejadian ini saya menyimpulkan Ustad Evei dan Umat sedang di Uji.
Saya berpikir ujian ini sudah pasti ada pada setiap orang itu hal yang wajar. Saya hanya bisa berdoa mudah - mudahan Ustad Evei dan kita semua berhasil melewati semua ini dengan nilai sangat memuaskan dari Alloh. Aamiin.

Lanjutannya lagi
Selanjutnya kebaikan yang sedang dilakukan berupa saling menasihati ini adalah hal yang baik. Yang menjadi permasalahan adalah ego yang tidak mau menerima jika orang yang diberitahu itu sudah mengakui dan memohon maaf dan ingsa Alloh melalui vidio diatas kita bisa menyimak sudah mohon ampun.

Selanjutnya jangan sampai netijenlah yang jadi ribut dan justru itulah yang berpeluang jadi masalah terbesar. Gara - gara hal tersebut padahal yang dinasihati sudah menerima dan mohon ampun tapi netijen masih meributkan.

Jika awalnya ini adalah ujian bagi ustad, selanjutnya yang terbesar adalah ujian bagi umat.
Mudah - mudahan kita tetap bisa saling memaafkan. Dan terus semangat Ustad untuk berdakwah dan upload aja terus Ustad dan Tiem vidio ceramahnya.

Manurut saya beliau juga banyak sekali jasanya, pemuda - pemudi menjadi banyak yang ngaji justru karena cara dan gayanya. Tahap awal ini luar biasa. Tinggal selanjutnya bagi yang berkompeten di bidangnya diteruskan kepada tahap selanjutnya supaya umat menjadi tidak hanya tertarik tapi menjiwai islam.

Mudah - mudahan semua ini mejadikan kita lebih dewasa dalam bersikap. Ingsa Alloh apa - apa yang terjadi sudah sesuai dengan kemampuan yang menanggungnya, yang diberi ujian.
Saat ini Alloh sedang menyeleksi, sedang menyortir mana yang kualitasnya Terbaik, baik, dan belum baik.

Itu saja, akhir tulisan ini saya hanya bisa berdoa jadikanlah kami semuanya yang terbaik yang kemudian bisa bertemu di surga kelak dan bersama dengan Rosululloh Muhammad SAW dan para sahabat untuk hadiah yang paling istimewa menatap wajah Alloh. Aamiin.


update sore setelah tulisan ini terbit instagram ustad evie tidak bisa di buka.  Jadi vidio di atas tidak bisa di puter lagi. Nyesel tadi ga di download dulu.
. .

Langganan Catatan Via Email Gratis:

4 Responses to "Cobaan Ustad Evie Effendie"

  1. Ustadz juga manusia biasa, yang kadang suka khilaf. Bagus memang saling menasehati, tapi saya pernah liat di YouTube ada seorang ulama lainnya yang mengingatkan dengan cara yang kasar, yakni ngatain Gob*ok... Seharusnya hal ini tidak mesti terjadi ya, mengingatkan dengan cara yang halus

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mas harusnya lebih santun ya

      Hapus
  2. Yah namanya juga manusia, pasti suka ada khilafnya,,,
    kalau kesalahan kita dinampakan oleh alloh juga pasti banyak kok, apa yah pribahasanya tuh, semut di batu hitam kelihatan tapi gajah dikelopak mata tak terlihat... lah eta we pokonamah.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia itu pribahasanamah nya kang. mudahan saja seger membaik.

      Hapus