Berang Berang Yang Datang Ke Rumah

berang berang
Kali ini saya ingin berbagi kisah tentang berang berang yang datang kerumah. Mungkin sebagian orang bertanya seperti ini, Kenapa bisa kerumah bukankah berang berang liarnya minta ampun?
Untuk itu simak kisahnya di bawah ini.

Berang Berang

Sebelum kepada kisah berang berang yang datang kerumah, saya sedikit mengulas terlebih dahulu tentang berang berang.
Berang berang sering dipanggil juga dengan sebutan otter merupakan binatang pemakan daging ikan yang hidupnya semi aquatik.

Pemahaman Tentang Berang  Berang


Sering orang mengira berang - berang itu adalah mahluk yang hanya bisa membuat bendungan yang biasa tampil dalam vidio Harun Yahya. Itu semua tidak salah total, namun perlu kita ketahui bersama ternyata asal kata berang berang dari bahasa inggris itu ada dua macam yang pertama otter dan yang kedua adalah Beaver dalam bahasa indonesia keduanya diartikan berang - berang. Lalu Apa perbedaanya?

Dikutip dari Alamendah's Blog berikut perbedaanya

Beaver adalah hewan pengerat yang mampu hidup di dua tempat (air dan darat), yang hidup di Amerika dan Eropa.
Otter adalah binatang semi-akuatik anggota famili Mustelidae yang hidup di hampir seluruh dunia kecuali Australia. Jenis inilah yang lebih tepat disebut berang-berang.

Perbedaan lain Otter dan Beaver. Antara berang-berang otter dan beaver secara taksonomi memiliki kekerabatan yang sangat jauh. Meskipun sama-sama mamalia (hewan menyusui), namun keduanya telah berbeda di tingkat Ordo. Otter berordo Carnivora (pemakan daging) sedangkan beaver berordo Rodentia (hewan pengerat). Secara perilaku keduanya pun memiliki berbedaan mencolok. Beaver membuat sarang dengan membuat bendungan dari ranting-ranting sedangkan otter bersarang di lubang-lubang di pinggir sungai.

Nah itulah yang bisa bahas tentang berang - berang yang suka salah paham. Jika berkaca pada pemahaman di atas, maka catatan yang saya sebut berang - berang disini berarti otter.

Kisah Berang Berang Ada Di Rumah


Pagi hari yang cukup dingin tiba - tiba jendela di ketuk oleh mertua saya dari luar, kebetulan rumah kita bersebelahan.
"Ki...( panggilan untuk anak saya) ini ada binatang apa lihat?" : Embahnya memanggil sambil mengetuk jendela.
"Apa mbah?'" Kata anak saya.
Kemudian kamipun keluar dari rumah menunju rumah mertua saya.

Setelah disana teryata di bawah pentup keranjang di dapur embah ada se ekor binatang. Bunyinya seperti ayam atau burung. Ciat..Ciat...ciat....

Pas di buka ternyata bukan ayam, saya bingung binatang apa itu...
Ternyata setelah diamati masih tidak tau juga... heheh....


Waktu saya dekati tidak liar, lebih kepada ingin didekati. Namun saya dan semua takut ketika melihat giginya yang bertaring. Pikir saya bagaimana jika dia mengigit. Bagaimana jika mengigit anak - anak dan bahaya lainnya. Kami belum berani memegangnya.

Kemudian embah kami bilang :" bagaimana jika kita buang saja. ?"

Anak saya bilang :" Jangan dipiara saja."

Terjadiah diskusi antara saya mertua dan anak saya. Dan akhirnya menang anak saya, yang artinya dipiara saja dulu. Kemudian dibuatlah sebuah kandang dadakan. Dibuat dari rak bekas kami jualan yang sudah tidak terpakai. Dengan sedikit modifikasi jadilah kandang sementara.



Perlu kami berikan kandang supaya binatang tidak kemana - mana.

Setelah beberapa lama dikandang ternyata binatang ini tidak mau berada didalamnya. Setelahnya beberapa lama akhirnya kami tahu bahwa binatang itu ternyata berang - berang. Berang berang ini terus bersuara dan meronta ronta minta dikeluarkan.

Akhirnya kami mencoba untuk mengeluarkannya dari kandang dan membirkannya berkeliaran, kami mencoba untuk akrab dan tidak takut meski dalam hati tetap saja takut.

Setelah beberapa lama akhirnya kami bisa bercengkarama, bisa lebih dekat sampai mau digendong, dimandii, dielus elus dan lain - lain. Sayapun berkesimpulan ternyata berang - berang ini sudah jinak.



Ini Juga kami mencoba membuat Vidionya bagaimana berang berang ini manja banget. Sebetulnya saya agak agak takut gitu....heh..heh.... Berikut vidionya jangan lupa like share dan komentar vidio yutubnya juga :D



Disela - sela keakraban tersebut kamipun mencari cari siapa kira - kira pemilik berang - berang tersebut. Kami coba cari tahu dan akhirnya tetangga dekat kami menginfokan pemiliknya berada di salah satu rumah yang tidak terlalu jauh dari tempat kami. Kami pun segera meminta supaya diambil saja namun tidak mau mengambilnya, mau kami antar juga takut salah orangya. Akhirnya biarkan saja menunggu orangnya mengambil.

Namun sudah beberapa hari ini pemiliknya tidak datang juga, karena informasi yang kami dapatkan minta dibiarkan saja ditempat kami. Kami kemudian berkesimpulan kenapa orangnya tidak mengambil mungkin kerana orangnya kewalahan merawat berang - berang tersebut selain karena berisik jika lapar atau tidak ditemani galak juga jika sudah terdesak.

Dengan demikian akhirnya kami merawatnya saja kalo orangnya mau ngambil biar saja diambil jika tidak mau mengambil, ya sudah kami rawat saja. Karena mau kami buang ke sungai juga tidak boleh sama anak kami dan jika dibuangpun saya pikir berang berang ini kemampuan hidup di alam liarnya sudah banyak yang lupa. Bisa mati, kasian.

Nah itulah kisah berang berang yang datang kerumah dan saat ini terpaksa menjadi anggota baru dikeluarga kami. wkwkwkw.....
Ingsa Alloh kami merawatnya sebisa kami.

Referensi tentang Berang berang :
https://alamendah.org/2011/11/10/berang-berang-indonesia-bukan-pembuat-bendungan/

2 Comments

  1. Wah berang berangnya manja juga yah, tapi saya fokus ke rak piring yang sempat dijadikan tempatnya, kreatif banget tuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang cepat waktu itu untuk dijadikan kandang ya cuman itu. kebetulan juga sudah rusak. :D

      Hapus