Berlibur Ke Pantai Asmara

Pantai asmara, memang bukan pertama kali menuju pantai ini. Namun karena jaraknya yang dekat dari rumah pantai ini menjadi salah satu pantai yang paling sering kami kunjungi. 


Nah kali ini ditengah situasi masih dalam keadaan pandemi namun sudah sedikit longgar asal pakai masker, biasakan cuci tangan dan jaga jarak aktifitas liburan dan kegiatan - kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan mulai tumbuh kembali. Meski kita tahu kasus - kasus covid-19 masih terus tumbuh. Entah harus bagaimana yang harus kita lakukan. Yang pasti kita mau semua dalah corona ini hilang untuk selamanya. aamiin.


Ok baiklah kita lanjutkan membahas liburan di pantai asmaranya. Kali ini saya mau sedikit pamer liburan ah. hehehe ( padahal cuman seadanya gpplah..).

Nah waktu itu saya dan keluarga datang kepantai ini dengan niat mau sambil menerbangkan layang - layang. Sepertinya enak banget.  

Bayangan kami tempatnya luas angin kencang layangan akan membumbung tinggi tanpa hambatan. Yess......!!!!

Indah pokoknya.


Kami sengaja berangkat pagi sekali, bahkan rencana awalnya berangkat setelah solat subuh, tujuannya biar bisa liat sunset. Namun karena agak kesiangan jadi berangkatnya agak siang jam 6 lewat. Agak sedikit siang meski matahari belum muncul karena waktu kita WITA kalo WIB ya sekitar jam 5 lewat. Namun bisa dipastikan detik detik munculnya matahari dari pojokan tidak akan terlihat. Tapi tidak apalah yang penting berangkat saja dulu.


Dengan penuh semangat yang membara kami meluncur menuju pantai dan akhirnya tidak lama kemudian kami sampai dipantai.


Kami pikir dipantai bakalan lengang atau mungkin penjaganya belum datang sehingga kita bisa masuk gratis. Hahahaha... Ternyata saya salah :D

Penjaga sudah siap dipintu gerbang dan setelah masuk, wawwwww berjejer tenda - tenda dipinggir pantai dan sekitar pantai. Maklum New Nurmal kali ya.


Usut demi usut ternyata jika harinya libur seperi hari minggu maka malamnya orang - orang pada kemping.

Jadi pagi - pagi berharap sepi karena mau sambil main layang - layang akhirnya batal saja. Daripada nganggu orang lain yang baru bangun. heheh...

Tapi meski demikian ada yang tidak bisa dilewatkan yaitu mandi air laut. 


Namanya anak - anak meskipun orang tua hawatir terseret arus, tetep saja mereka sangat asik sekali main ombak. Bahkan anak kami yang perempuan beberapa kali harus tergulung ombak. Hadeuuhh seru katanya.

Beberapa kali saya teriak untuk menepi tapi tetep saja mereka asik main air yang menggulung. Di foto tampak tidak begitu besar tapi aslinya setinggi mereka itu ombaknya.


Sambil berusaha menjaga namun tidak ikut nyebur juga karena saya dan instri cukup bersantai saja sambil mesra - mesraan aja. witwiww.

Halal juga kan. ha..hai....


Selain itu juga kita santai sambi foto - foto anak - anak yang sedang bermain. Biar seger lah pikiran tidak mumet gara gara corona.

Selain itu juga lumayan pemandangannya cukup keren. Pantai dan langit pagi. Indahnya,......

Motonya harus dipas pasin supaya orang lain tidak terbawa. Mungpung mereka masih berjejer di belakang kamera baru pada bangun.







Nah itulah pamer liburan ke pantai kali ini meski berbeda dengan niatan awal tapi tetep saja asyikkk.

Mudah - mudahan corona segera ilang tuntas biar kita tidak di cekal 50 negara biar bisa liburan ke mancanegara. aamiin

2 Comments

  1. wah pasirnya mulus
    terus panjang juga ya pantainya

    kalau sepi si masih oke bang yg ngeri kalau rame sekarang
    btw namanya mirip sama di Malang tapi ada teluknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia mas mulus dan panjang kalo lagi surut cukup luas pantainya cuman kalo lagi pasang agak agak sempit pantai pasirnya.

      Namanya mungkin caricari yang berbau anak mudah mas. targetnya anakmuda muda gitu

      Hapus