Panen Sawi Hidroponik ( Masya Alloh)

Masih seputar hidroponik yang saya buat, kali ini saya ingin mengupdate tahapan selanjutnya yaitu panen. Setelah penanaman dengan berbagai rintangan ( artikel 1 ( sebuah mimpi), artikle 2 Tantangan Hidroponiku ) Alhamdulillah untuk sawi sudah bisa dipanen dan digunakan untuk masak - masak di rumah. Alhamdulillah.

Berikut deh gambar - gambarnya.

Ha hay...




Untuk tanaman sawi ini sudah beberapa kali bisa saya panen. Meski pada bagian daun tampak ada lubang - lubang sedikit karena dalam perjalanan tumbuhnya tumbuhan mengundang beberapa binatang seperti belalang, lebah, kupu - kupu dan lain - lain. Khusus belalang ternyata dia memakan sebagian daun - daun dari daun sawi. Hasilnya seperti foto di atas daun sawi jadi berlubang.

Pada tulisan saya sebelumnya ada tantangan jentik nyamuk pada air nutrisi hidroponiknya, dan ternyata pada bagian luarpun ada tantangan, tumbuhan segar tanpa pengahalang ternyata mengundang binatang serangga seperti belalang, kupu - kupu dan lain - lain. Karena tanaman ini tanpa penyemprotan dan tumbuh begitu saja, belalangpun tidak mati namun tumbuh gemuk juga. heheh

Mungkin solusi supaya serangga tidak menyerang harus dibuat rumah atau tempat khusus yang tidak terlalu kontak dengan alam bebas. Mungkin rumah plastik gitu ya atau rumah kaca gitu ya. wkwkwk

Tapi karena saya sekedar suka dan sekalian ngisi waktu luang dan juga buat pamer he.. hee dibiarkan saja terbuka dan mungkin agak berbagi dengan belalang.

Selanjutnya yang sedang saya tunggu untuk bisa panen adalah Tomat, cabe, cengek dan semangka.

Secara umum untuk tomat, cabe dan semangka sudah mulai berbuah dan cukup lebat sekali. Mudah - mudahan saja bisa berbuah dengan baik. aamiin

Yang tidak kalah asyik adalah disela - sela menunggu tomat, cabe dan semangkan berbuah sawi terus bisa panen dan terus saya remajakan. Katika sudah di petik sawinya langsung saya ganti dengan bibit baru. 

Dari sekian rangkaian penanaman, ada beberapa catatan untuk tanaman yang saya tanam, seperti pada tanaman cengek ( cabe rawit atau cabe yang kecil) dan tanaman semangka.

Untuk cengek sepertinya nutrisi yang saya gunakan kurang tepat sehingga pertumbuhannya sangat lambat sekali bahkan cenderung tidak mau tumbuh. Mati tidak mau tumbuhpun segan. Selanjutnya untuk cenget akan saya ganti saja dengan sawi - sawian biar mantap penennya cepat.

Dan untuk tanaman semangka. Sebetulnya luarbiasa suburnya sudah mulai menumbuhkan buah hanya saja permasalahannya adalah batang semangka yang entah kenapa sering patah dan akhirnya busuk dan bagian yang berbuah mati. Sampai saat ini kondisi ini belum bisa saya pecahkan. Gampangnya sih saya pikir mungkin ga akan nambah lagi untuk tanaman semangka. Stop saja semangka. Ganti sawi atau tomay saja atau tanaman yang lain yang ebih jos tumbuhnya.

Berikut foto - foto tomatnya



Kalo ini bosnya sedang mengontrol. wkwkwkw



8 Comments

  1. wah pasti seneng banget ini mas, punya kebun hidroponik sendiri haha panen sendiri deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia mas seneng seru maski baru sedikit.
      Ga sabar nunggu panen tomat. soalnya paling banyak tumbuhnya

      Hapus
  2. kalo punya hidroponik begini enak ya, ga perlu belanja sayur lagi hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia mas selama kita menanam tanaman yang biasa kita beli, ga perlu beli lagi mas. asal waktu panennya di atur aja mas. biar selang seling sesuai kebutuhan.
      Tpi kalo udah gini saya asiknya itu memang melihat tumbuh dan berbuah mas. Mungkin bisa saya larang dulu untuk dipetik.wkwkwk

      Hapus
  3. Ditempat saya biasanya sawi atau kangkung, kemungkinan lebih mudah perawatan dan tumbuhnya juga tidak terlalu besar atau tinggi
    soal daun lubang, kayaknya sama saja.
    Bagusnya lagi seh, rumah kelambu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ia mas kayanya kalo sirius harus pakai rumah kelambu.
      dan untuk jenis tanamannya mungkin harus riset pasar dulu apa yang paling banyak permintaanya

      Hapus
  4. Iya lebih hemat belajan pastinya ya

    BalasHapus