Cemilan Kesukaan Saya dan Anak

Sedikit bercerita tentang hal - hal yang ringan. Biar mengenang masa lalu. hehehe...

Dulu saat saya masih sekolah SLTP ada sebuah cemilan mungkin makanan ringan gitu ya. Makanan ringan berupa coklat kemasan plastik yang dibungkus panjang kecil namanya choki choki.

Waktu itu saya suka sekali dengan makanan cemilan coklat tersebut. Biasanya saya memakannya dengan dua cara. 

Cara pertama dibuat agak encer dulu. Maksud encer itu pas dibuka ujung kemasannya dengan cara digigit ujung kemasannya, coklat didalam melumer dan kemudian dijilat. Emmm enak banget. Cara yang saya lakukan supaya coklatnya melumer yaitu dengan diputar kemasannya ditelapak tangan. Sebagai gambaran cara memutarnya bisa kita bayangkan pada cara menyalakan api pada zaman purba dengan menggunakan ranting yang diputer menggunakan telapan tangan. Nah rantingnya ibarat choki - chokinya. Begitulah caranya. Silahkan dicoba saja.  

Cara kedua adalah dibuat agak keras dengan cara didinginkan tidak sampai beku. Cara kedua ini membuat bentuk coklat choki - choki menjadi keras dan enak juga. Karena sudah keras bungkus plastiknya kadang dibuka, sehingga semua coklat menjadi tanpa bungkus plastik dan dimakan begitu saja sehingga mulut terasa penuh. Wehh rasanya itu enak banget. Harus dicoba

Dari kedua cara diatas itu merupakan cara enak makan choki choki ala saya dan temen - temen waktu SLTP. Pokoknya waktu istirahat sekolah pasti makan choki - choki. Kalo jujur sih waktu belajar juga. hahaha... Bungkusnya ditaro dalam bangku sekolah. He..he.. jadi bongkar rahasia.

Dari kisah cemilan kesukaan saya tersebut, setelah sekian tahun berlalu dan saya memiliki 2 anak ternyata kesukaan anak saya juga sama choki - choki. Luar bisa anak dan bapak nih ya. Meski saat ini jika saya perhatikan bungkus dan tampilannya lebih seru dibanding dulu.

Selain choki - choki cemilan lain yang kemudian saya suka adalah Roma kelapa. Cara memakannya dicelupkan ke teh hangat, kalo terlalu lama dicelupkanya bisa jatuh kedalam gelas. Ha..ha.. ha.. Dan ternyata anehnya lagi anak sayapun suka melakukan hal yang demikian, persis seperti bapaknya. Mantap banget anak saya. Mirip bapaknya banget. Hanya saja jika menyelupkannya diteh milik mamahnya akan terjadi sesuatu. Suka ditegur oleh mamahnya karena teh jadi keruh. heu..heu...heu..

Ada lagi cemilan yang saya suka dan anak saya juga suka, yaitu Slai O'Lay. Cara makannya kalau cemilan yang ini biasa aja dimakan begitu saja. Anak saya juga sama tidak ada yang aneh cara memakannya. Yang aneh waktu anak saya yang beli yang makan bapaknya. Terus anaknya mencari cari dan nangis minta lagi sama mamahnya. ha...ha.. ha .Mantapss pura - pura tidak tahu.

Dan yang paling aneh saya baru tahu jika makanan tersebut ternyata makanan yang diproduksi oleh perusahan yang sama yaitu mayora, yup makanan tersebut produk mayora. Maklum saya memang jarang memperhatikan hal - hal seperti itu. Biasanya sih saya hanya melihat yang tulisan - tulisannya gede saja dibungkusnya itu.

Dan setelah saya cek ternyata produk mayora itu banyak juga ya. Ada kopiko permen legendaris yang biasa dibawakan paman kalo habis dari kota. Ada Energen kesukaan saya rasa vanila dan lain - lain dan masih banyak lagi ternyata.


Dan itulah sedikit kisah saya tentang cemilan kesukaan saya dan anak saya, mudah - mudahan jadi kenangan manis untuk kita semuanya. aamiin

Posting Komentar untuk "Cemilan Kesukaan Saya dan Anak"