Mencoba Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan

Liburan anak - anak tentu saja waktunya mengajak mereka untuk berlibur, dan tentu saja syarat dan ketentuan berlaku. Nah kali ini yang ingin coba saya ceritakan adalah Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Sedikit gambaran terkait Gunung Birah ini. Gunung Birah memiliki ketinggian 367 MDPL. Nampaknya tidak terlalu tinggi, menurut saya lebih cocok disebut bukit saja daripada gunung. Namun jalur yang akan dilalui untuk menuju puncak tersebut luar biasa miringnya, ada 1 titik harus menggunakan tali - temali untuk mempermudah perjalanan. 

Dan untuk perjalanan ini tentu saja saya lakukan bareng pasukan saya, istri dan anak - anak. Tambahan adik saya kebetulan sedang libur jadi bisa ikut naik ke Gunung Birah. 
Seperti apa kisahnya, berikut dibawah ini saya ceritakan panjang lebar.

Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan

Persiapan Ke Gunung Birah

Untuk persiapan tergolong sangat sederhana dan singkat, karena kami pikir kondisi alam Gunung Birah kurang lebih sama dengan Gunung Sapu Angin yang pernah kami kunjungi. Persiapan kami coba jiplak saja dari persiapan sebelumnya.

Persiapan kostum khususnya sepatu dan barang - barang yang kami bawa terkhusus lagi persiapan minum, kami pikir tidak akan jauh bebeda dari perjalanan sebelumnya. 

Seperti yang disinggung pada pembukaan, kali ini ada tambahan anggota yang mengikuti perjalan ini, yaitu adik saya Fatur jadi kami berangkat ber 6.

Tentu saja kamera dan tongsing tidak lupa kami bawa. Selain karena rikues khusus ibu presiden catatakng rozak alias istri saya he..he.., sebetulnya memang akan diperlukan untuk foto - foto dokumentasi. Terus ada 1 hal lagi baju ganti, untuk baju ganti diantara kami tidak sama, saya dan anak saya yang peling kecil membawanya sementara yang lainnya tidak membawa. Akhirnya saya biarkan saja, perkiraan penjalanan tidak akan bergitu lama.

Perjalanan Menuju Ke Gunung Birah

Kami berangkat pukul 04:30 mengejar solat subuh diperjalan. Tujuannya saat bertemu masjid waktu solat subuh datang kita stop dan sholat dulu. Tentu hal - hal wajib seperti sholat harus tetap berjalan karena itulah intinya sebuah perjalanan.

Waktu solat subuh datang ternyata kami sampai di daerah Jilatan, kami mampir untuk solat subuh dan lanjut perjalanan. 

Rencana selanjutnya setelah solat subuh adalah mencari sarapan. Hawatir lutut bergetar karena perut kosong naik gunung. Takut mata gelap seperti saat naik gunung Tamiang. heheh..sebuah kenangan yang ruar biasa.
 
Kami menggunakan jalur kota Pelaihari supaya bisa sarapan nasi kuning disimpang Angsau dekat pom bensin. Sebetulnya agak muter sih, tapi tidak mengapa yang penting sarapan dulu. Mengapa sarapan disitu karena banyak pilihannya, banyak menunya jadi enak milihnya.

Beres sarapan, kami lanjut menuju Gunung Birah. Harapannya start naik Gunung masih pagi supaya tidak terlalu panas diperjalanannya.

Akhirnya sekitar pukul 7 pagi kami sampai pintu gerbang. Kami bayar parkir dan bayar biaya masuk. 

Parkir Mobil : Rp
Biaya Masuk : Rp

Pejalanan Menuju Puncak Birah

Tak lama setelah kami bayar sesuai dengan nominal yang diminta. Kami siap - siap untuk lanjut naik Gunung Birah. Dan ternyata dari gerbang pembayaran, kami diantar mengguakan pikup ( mobil buk terbuka) sampai gerbang awal tanjakan Birah. Kami menyebutnya gerbang awal tanjakan birah, jalan setapak ujung jalan aspal yang mulai naik.

Dari tempat inilah kami mulai berjalan kaki. 
Kami cukup santai berjalan.

Sebelah kanan tampak bekas anak sungai yang sudah tidak berair banyak lagi, mungkin karena musim kemarau air mulai menghilang. Kami terus berjalan mengikuti jalan setapak tanpa mencoba mencari tahu mengapa airnya mulai kering.
Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Penampakan Awal Masuk Jalur Gunung/ Awal Jalan Kaki
Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Penampakan Jalur Awal Menuju Puncak

Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Jalur Menuju Puncak

Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Masih Jalur Pendakian

Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Jalur Persimpangan

Nah hingga akhirnya sampailah jalur persimpangan. Jalur Extreem Lurus dan Jalur kanan lebih landai.
Kami berdiskusi sejenak untuk mempertimbangkan jalur mana yang akan kami tempuh, mengingat ada anak 5 tahun dan kemungkinan saya harus mengendong yang kecil baju merah itu jika capek.

Dan luarbiasanya kami putuskan jalur Ekstreem. ha..ha..ha..

Mengapa kami memilih jalur ekstreen. Pikir kami lebih dekat hingga mungkin lebih cepat sampai, dan jikapun harus menggendong pikir saya jaraknya lebih pendek. Sedangkan jalur lebih landai perkiraan kami lebih jauh karena menyisir gunung. Dan jika harus menggendong pasti lebih lama. Sama - sama capeknya. Ditambah anak kami juga merasa lebih ingin jalur ektreem biar lebih cepat sampai.

Diperjalanan asli ternyata capebanget menggendong anak kecil, akhirnya bergantian gendongnya. Kadang saya yang gendong, terus kakaknya dan di gendong pamannya juga. Namun karena saya bapaknya tentu saja dia banyknya mau digendong saya. Masya Alloh ruarbiasa.

Berikut foto - foto jalur yang kami lewati.
Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Keberanian anak saya yang kecil naik. Luar biasa. Masih awal ini. hehe...

Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Jalurnya memang ektreem

Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Sempat Dulu Berfoto Nyonya nih. he..he..

Jalur yang sangat nanjak ini lumayan panjang dan membuat lutut lemes banget. Meski ada tali untuk pegangan tapi tetap saja lutut terasa lumayan lemas.
Ibarat engsel mau kehabisan oli. ngik ngik....

Di beberapa tempat yang aga landai ada tempat pemberhentian, ada gazibu nya untuk berhenti. Jadi bisa ngasoh dulu tarik napas.
Beberapa kali saya ngasoh narik napas rebahan diantara rerumputan, bukan di gazebo karena rumput terasa lebih dingin. Ibarat mau menghirup oksigen langsung kesumbernya. hah..heh..hoh... 

Oia untungnya jalur nanjak ekstreem ini masih cukup rapat dengan pohon sehingga terik matahari masih bisa terhalang daun dan pohon, angin bertiup cukup kecang saat kami mendaki.

Lepas dari tanjakan yang cukup ektreem ini tandanya adalah ada mushola dan tutupan pohonpun sudah hilang. Di Mushola inilah jalur ekstrim dan jalur landai bertemu kembali.
Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Mushola Al I'tihad

Nah sebelah kiri mushola itu jalur yang katanya lebih landai tapi memutar dan sebelah kanan adalah jalur yang kami gunakan yang katanya jalur ekstreem.

Dari penampakannya Mushola ini kurang terawat sih. Hanya ada bangunannya yang masih bisa digunakan. sementara tempat wudhu sudah tidak ada airnya. Untuk darurat masih bisa digunakan air wudhu menggunakan air meneral yang dibawa saja. Namun dari Mushola ini jujur saja pemandangannya sangat indah.
Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Foto dari salah satu sudut Mushola

Mungki kedepan entah berapa tahun lagi pemandangan dari mushola ini akan berubah, jika saat ini tampak hamparan bukit - bukit yang hijau. Mungkin 50 tahun lagi akan tampak gedung - gedung menjulang melebihi tangginya Gunung Birah ini.

Setelah sampai mushola ini, tinggal satu tanjakan lagi menuju puncak Gunung Birah. Namun setelah mushola ini tutupan pohon - pohon sudah tidak ada lagi. yang ada hanya ilalang dan beberapa pohon yang tidak bisa menutupi cahaya matahari dengan rapat. Tanjangan yang akan dilewati tidak bisa juga dibilang landai. Sama saja.

Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Jalan yang Berbatu

Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Menuju Puncak Birah.....

Penampakan 1 Tanjakan Lagi Menuju Birah

Ini Dia Sampai Puncak


Sampai Di Pucak Birah 367 MDPL

Setelah beberapa lama naik dari arah Mushola, akhirnya kami sampai dipuncak. Ternyata puncak Birah cukup lapang dan cukup untuk mendirikan beberapa tenda bersamaan. Saat kami datang, para pejuang kemping sudah sebagian turun dan sebagian sedang siap - siap untuk turun. Ada yang sedang membereskan tenda - tendanya dan ada yang baru bangun.

Sesampai diatas kami menikmati ketinggian dan keramaian. hahah.. 
Kami pikir bakalan sepi dipuncak itu ternyata tidak. Ternyata ramai dengan orang yang akan segera turun gunung.

Kami menikmati suasana angin dan ketinggian. Tentu saja kami berfoto - foto.
Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Menatap Masa depan dari Puncak

Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Salah satu Sudut Pemandangan dari Puncak


Anak Saya Kepanasan
Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan
Pincak Birah Takluk......

Bukti kami sampai puncak birah. he....
Ikut juga katanya.

Akhirnya setelah kami cukup puas menikmati ketinggian birah, saatnya kami menuruni gunung kembali. Rasanya cukup puas meski panasnya terik tapi hembusan angin menghilangkan rasa sengatan matahari yang tak habis - habis.

Manuruni Gunung Birah

Awalnya kami ingin mencoba jalur yang berbeda dengan jalur waktu naik. Ingin menggunakan jalur yang katanya lebih landai supaya pengetahuan kami terkait jalur birah makin luas, namun karena katanya lebih jauh yang bisa menguras energi yang hampir habis saat itu, akhirnya kami memutuskan menggunakan jalur yang sama yaitu jalur ekstreem. Tujuannya biar lebih cepat.

Waktu kami turun, sinar matahari sudah terik. Tanah yang kami injak sudah terasa panas. Bahkan kaki didalam sepatu rasanya mau melepuh. Bahkan air minumpun habis. 

Untuk mendinginkan kaki saya sempat membuka sepatu dan menempelkannya pada rumput dibawah pohon supaya bisa lebih dingin. Meski cukup berguna tapi tidak bisa terlalu lama seperti itu. Keputusannya harus cepat sampai pintu gerbang, ambil air minum dalam mobil untuk menghilangkan dahaga dan mendinginkan kaki.

Akhirnya setelah berjalan menuruni gunung dan terus berjalan dijalan aspal yang awalnya diantar mobil bak terbuka, sampailah diparkiran. Kami buka pintu mobil, ambil air minum dan meyegarkan diri. Alhamdulillah sampai dengam selamat.

Setelah kami merasa segar dalan lapor bahwa kami sudah kembali. Kami melanjutkan perjalanan untuk membakso. he.he..he...

Diskusi dalam mobil setelah membakso mau apalagi, ternyata jawabannya adalah mencari air yang berai - air. Pilihnya lembah bajuin atau air terjun bajuin...

Simak catatan selanjutnya......

Seru habis.......

Posting Komentar untuk "Mencoba Wisata Gunung Birah Batakan Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan"